Sabtu, 08 Mei 2010

Kediri Siapkan SMK Jurusan Robot

Rabu, 27 Januari 2010

KEDIRI- Kota Kediri akan memiliki satu SMK negeri (SMKN) lagi. Ini untuk merespons tingginya minat warga terhadap sekolah kejuruan tersebut. Sebab, meski sekarang sudah ada tiga SMKN, peminatnya masih banyak yang tidak tertampung.

Menurut Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Kediri Heri Siswanto, pemkot tak perlu mengeluarkan banyak dana karena ada program bantuan dari Pemerintah Pusat. Yakni berupa satu unit SMK baru dari Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Depdiknas. "Daerah hanya menyiapkan lahan sedangkan pembangunannya ditangani pusat," ujarnya mewakili Kepala Disdik Siswanto kepada Radar Kediri kemarin.

Karena itulah, kata Heri, sayang jika tidak direspons. Apalagi animo warga sangat tinggi. Salah satunya, ini disebabkan terbatasnya jumlah SMKN di Kabupaten Kediri. Selama ini hanya ada satu. Itu pun baru berdiri. Sehingga banyak siswa dari sana yang menyerbu ke kota.

Hanya, lanjut Heri, keberadaan SMK baru nanti akan berbeda dengan tiga SMK negeri yang sudah ada sekarang. Sekolah ini akan fokus pada jurusan informasi teknologi (IT) dan robotik. "Jurusan ini lebih menantang," lanjutnya.

Lalu, di mana SMKN baru nanti ditempatkan? Heri menjawab, disdik masih akan mengajukan program ini kepada wali kota. "Kalau disetujui, baru kita tentukan lokasi yang cocok," jawabnya.

Hanya, secara pribadi dia lebih sreg ditempatkan di wilayah Kecamatan Pesantren. Sebab, di sana masih banyak lahan yang kosong. "Kalau di Mojoroto, saya rasa sudah terlalu penuh sekolah," ujarnya.

Jika lahan tersebut sudah tersedia, lanjut Heri, Pemerintah Pusat akan segera membangunnya. Sehingga, diharapkan, tahun depan atau selambat-lambatnya 2012 sudah berdiri SMKN baru. Namun, semua tergantung persetujuan wali kota dan DPRD.

Secara terpisah, Ketua Komisi C DPRD Kota Kediri Soedjoko Adi Purwanto mengaku belum mengetahui rencana penambahan SMKN tersebut. Bahkan dia baru mendengarnya dari wartawan koran ini.

Meski demikian, jika bangunan fisiknya ditanggung Pemerintah Pusat dan pemkot hanya perlu menyiapkan lahan dua hektare, menurutnya tidak masalah. Apalagi, SMKN memang dibutuhkan oleh warga. Dan, diharapkan, keberadaannya bisa meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Kediri. "Lahan milik pemkot masih banyak," ujarnya.

Untuk diketahui, tiga SMKN yang ada di Kota Kediri selama ini adalah 'reinkarnasi' dari tiga sekolah menengah kejuruan sebelumnya. Masing-masing adalah SMKN 1 yang merupakan jelmaan STM negeri, SMKN 2 (SMEA negeri), dan SMKN 3 (SMKK). (tyo/hid)

Sumber : Radar Kediri http://www2.jawapos.co.id/radar/index.php?act=detail&rid=139830

Rabu, 28 April 2010

PENGALAMAN TIM SMKN 1 KEDIRI DI LTC ANALOG ITS

SEBELUM LOMBA

Sebenarnya tim dari SMKN 1 KEDIRI sudah mempersiapkan beberapa minggu sebelum lomba. Dan karena ada robot yang kecepatannya kurang yaitu tim ACM kelompok Choirul Mubin dan M. Helmi Firmansyah, robot ACM dipercepat dengan sumber daya yang semula 1,2 x 6 = 7,2 menjadi 1,2 x 8 = 9,6.
Atas saran Pak Amir sebagai guru pembimbing club robotik SMKN 1 KEDIRI, resistor untuk led diganti dengan 560 Ohm atau 1 kOhm. Dan Tim ACM pun menggantinya. Tapi ternyata setelah penggantian resistor, photo diodanya tidak respon. Maka Tim ACM menggati rangkaian sensora yang lain. Tapi tetap masih mengalami masalah yaitu photo diodanya semuanya risak kecuali 1 photo dioda. Karena keterbatasan Komponen, Tim ACM membeli di Toko Elektronika dan Toko yang menjual photodioda yang kami tahu hanya 1 toko tersebut malah tutup.

Tak ketingglan pula tim lain yaitu Tim Trek dan Tim Coroanke melatih robot-robotnya. Masalahnya robot-robotnya tidak ada yang bisa menaiki tanjakan 15 derajat (sesuai dengan peraturan LTC Analog ).
SAAT LOMBA
Berikut saat lomba dari giliran masing-masing tim
1. Tim Coroanke
Tim Coroanke terdiri dari anggota Agan Deta Anggara dan Yuda Bakti Susila .Tim Coroanke mendapat nomor giliran 17 melawan Tim USA. Robot Tim USA dan Tim Coroanke giliran menyusul karena robot masing-masing tim balik arah. Tapi Tim Coroanke tersusul oleh tim USA.

2. Tim ACM
Karena Robot Tim ACM mengalami masalah maka Tim ACM memakai robot milik Guru Pembimbing. Sebenarnya Robot tersebut gerakannya bagus tapi kecepatannya kurang dan lawan kami adalah Tim VICTORI yang memiliki robot yang cepat tapi juga gerakannnya bagus. Dan tentu saja yang menang adalah Tim VICTORI.

3. Tim Trek
Lawan Trek tidak hadir dan Tim Trek akan bertanding melawan tim The Product Gagal. Dikarenakan anak-anak yang ikut lomba ingin pulang , Agus Saykoni dan Davit Prasetyo B.C. mengurung niatnya untuk pulang dan mundur.

Setelah Lomba
Semua tim dari SMKN 1 KEDIRI pulang langsung karena kekhawatirannya untuk keterbatasan transportasi.

Kami Anggota Kelompok Robotic SMKN 1 KEDIRI, telah mempunyai teman sharing dengan SMK Petra Surabaya. Silahkan Siswa dari luar maupun dalam sekolah yang menjadi teman sharing isikan comment pada blog ini.

Senin, 05 April 2010

LOMBA ROBOT DI ITS tgl 25-29 April 2010

Robot in Action merupakan salah satu rangkaian acara PIMITS13 yang diadakan pada 25 – 29 April 2010. Pada Robot in Action terdapat 4 jenis perlombaan, yaitu “Line Tracer Mikro”, "Line Tracer Analog",“Robosoccer” dan "Robosummo"

Pertandingan robot “Line Tracer ” yang dilakukan di lapangan dengan alas berwarna hitam. Robot akan berjalan mengikuti sirkuit yang berupa garis putih diatas lapangan hitam tersebut. Sirkuit ini mempunyai 2 tempat start yang akan ditempati oleh 2 tim ( 1 tim 3 orang ) yang akan bertanding. Robot terdiri dari sistem mekanik serta elektronik dengan ketentuan menggunakan system mikro. Tim dinyatakan sebagai pemenang apabila memenuhi kriteria yang akan dinilai oleh dewan juri, yaitu kecepatan, ketepatan, kepintaran dan konstruksi.
Pertandingan robot soccer yang dilakukan di lapangan yang telah disediakan.Sisitem pertandingan akan dirancang layaknya turnamen sepak bola dengan 2 tim (1 tim min 2 orang max 5) yang saling bertanding dan tim yang menang adalah tim yang memiliki score tertinggi.
Pertandingan antara dua robot yang dilakukan di lapangan berbentuk lingkaran yang telah memiliki garis putih dimana garis tersebut sebagai pembatas.Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari.Satu team terdiri dari 1 robot dan 2 orang dimana satu orang sebagai pengendali.Team dinyatakan sebagai pemenang apabila memenuhi kriteria yang akan dinilai oleh dewan juri,yaitu konstruksi,ketepatan dan ketangguhan suatu robot untuk membuat lawan keluar dari garis pembatas.

Pendaftaran langsung telah dapat dilaksanakan di sekretariat BEM ITS, Gedung M-Web Lantai 2 Kampus ITS Sukolilo, Jalan Arief Rahman Hakim Surabaya 60111, dengan persyaratan :

1. Mengisi dan menyerahkan formulir pendaftaran yang dapat di download di web atau di ambil di tempat pendaftaran.
2. Membayar uang pendaftaran
3. Foto berwarna 4x6 masing-masing peserta tiap tim.
4. Fotocopi KTM masing-masing peserta tiap tim.



CP : Arisandi
085730973272

sumber :pimits.its.ac.id